Research

Seiring dengan semakin besarnya peranan Departemen Teknologi Informasi (TI) dalam mendukung kelancaran proses bisnis perusahaan, disertai dengan meningkatnya permintaan pemecahan gangguan layanan TI. Meningkatnya permintaan layanan terhadap pemecahan gangguan TI mengakibatkan pekerjaan Departemen TI yang menumpuk. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pengelolaan agar semua permintaan dari user dapat dilayani dan terdokumentasi dengan baik. Trouble ticket berbasis website merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pengelolaan gangguan layanan. Trouble ticket merupakan formulir laporan terhadap gangguan layanan TI untuk dilakukan tindakan respon terhadap gangguan. Implementasi dari sistem informasi pengelolaan gangguan layanan TI menggunakan trouble ticket dengan teknologi berbasis website, memungkinkan proses pelaporan dan pemantauan status laporan gangguan dapat dilakukan diberbagai perangkat TI. Sistem informasi pengelolaan gangguan layanan TI menggunakan trouble ticket dapat meningkatkan pelayanan kepada user, disamping itu merupakan dokumentasi yang baik bagi Departemen Teknologi Informasi.


Sondari, S., & Sanjaya, R. (2017). Sistem Pengelolaan Gangguan Layanan TI Menggunakan Trouble Ticket Di PT. Trindo Pratama. Jurnal Informatika, 4(April), 32–37.
Show Detail

PT. Len Industri (Persero) merupakan BUMN yang bergerak salah satunya di bidang keamanan. Hampir semua proyek dalam komunikasi antar karyawan dilakukan menggunakan fasilitas umum seperti gmail, padahal PT. Len Industri (Persero) sering berkerja sama dengan pihak BUMN di bidang pertahanan seperti TNI dan Polisi, data tersebut sangat rentan apabila dikirim dengan fasilitas umum dan dengan email pengirim tidak bisa memastikan data tersebut sudah terkirim. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu aplikasi server dan client yang bisa menangani pengiriman data dan memastikan data tersebut sudah terkirim. Algoritma enkripsi AES merupakan algoritma dengan jenis enkripsi symetric dengan panjang data 128 bits dan kunci yang digunakan bisa 128, 192, dan 256 bits yang dibuat oleh Joan Daemen dan Vincent Rijmen. Dengan membuat sebuah protokol komunikasi yang mengimplementasikan enkripsi AES 256 bits, semua pengiriman data proyek ataupun file-file yang lain dapat dikirim dengan lebih aman dan juga pengirim bisa mengetahui data tersebut sudah terkirim atau belum.


Nurhakim, A. L., & Sanjaya, R. (2017). IMPLEMENTASI ADVANCE ENCRYPTION STANDARD UNTUK MENGAMANKAN PENGIRIMAN DATA DALAM JARINGAN PT. LEN INDUSTRI. Jurnal Competitive, 12(2), 40–51.
Show Detail

Pengembangan multimedia interaktif menggunakan pendekatan story based learning, bertujuan untuk memberikan alternatif pelatihan dengan menyampaikan materi melalui cerita pendek dan studi kasus sesuai dengan topik pembahasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia interaktif dalam pelatihan service excellent melalui pendekatan story based learning. Metode yang digunakan untuk mengetahui hasil penelitian dengan melakukan pre-test dan post-test terhadap dua kelompok staf customer service yang dipilih secara acak. Kedua kelompok, belajar menggunakan dua pendekatan pembelajaran, yaitu menggunakan multimedia interaktif dan modul text-book (konvensional). Pengembangan aplikasi multimedia interaktif mencangkup materi service excellent dibagi kedalam lima modul yang terdiri dari reability, assurance, tangible, emphaty, dan responsiveness. Kelompok belajar yang menggunakan multimedia interaktif memiliki tingkat kemajuan hasil belajar lebih tinggi sebesar 19% dibandingkan dengan kelompok belajar konvensional sebesar 8%. Kelompok eksperimen menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan multimedia interaktif.


Sanjaya, R. (2016). Multimedia Interaktif Pelatihan Service Excellent Menggunakan Pendekatan Story Based Learning. Jurnal Informatika, III(1), 100–106.
Show Detail

Abstract Satisfaction in work is an individual thing. Each individual will have a level of satisfaction varies according to the system of values prevailing in him. This study was conducted to determine the level of employee satisfaction with the services in the information systems unit PT Kereta Api Indonesia (Persero) in order to get results that can make service information systems unit to be better again. Based on the analysis of Multiple Linear Regression method Technology Acceptance Model, obtained the result that the employees satisfied with the usability factor (Perceived Usefulness) the variable Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use influencing variable Attitude Toward Using With his existing results of scientific research, the expected improvement in the quality of services provided to the employee information systems unit.


Yuliana, Y., Sanjaya, R., & Shobary, M. N. (2016). ANALISIS KEPUASAN PEGAWAI TERHADAP LAYANAN UNIT SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO). Jurnal Informatika, 3(2), 290–298.
Show Detail

Sering Manajer HRD (Human Resource Department) mengalami kesulitan dalam menilai pemilihan calon obyektif. Proses rekrutmen yang membutuhkan penilaian obyektif yang membutuhkan cukup waktu, biaya dan tenaga kerja yang tidak sedikit. sistem pendukung keputusan dapat digunakan sebagai alat untuk membuat keputusan alternatif yang dapat digunakan oleh pengambil keputusan. Salah satu metode sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan untuk menghasilkan perhitungan menilai peringkat adalah dengan menggunakan SAW (Simple Additive Weighting). Hasil perhitungan metode yang cocok untuk memecahkan masalah SAW hasil tes perhitungan perekrutan.


Suheryana, M. D., Sanjaya, R., & Shobary, M. N. (2016). SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI BARU PADA PT. EBDESK TEKNOLOGI. In Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer (pp. 60–65). Jakarta: STMIK Nusa Mandiri Jakarta.
Show Detail